
Keterangan Pers Kasus Perampokan Pulomas Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Iriawan memperlihatkan foto dua pelaku perampokan Pulomas saat memberi keterangan pers di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta, Rabu (28/12/2016). Menurut pihak kepolisian motif para tersangka adalah perampokan barang berharga dengan jumlah pelaku empat orang. Dari keempat pelaku tersebut, seorang dinyatakan tewas, seorang sedang dalam perawatan, dan dua orang masih buron. (ANTARA /Fakhri Hermansyah) ()
Jakarta (ANTARA News) - Kepala Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya Inspektur Jenderal Polisi M Iriawan menjenguk korban selamat dalam kasus perampokan disertai penyekapan yang sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Kartika Pulomas, Jakarta Timur, Kamis.
"Mau menengok, nanti dulu ya," katanya kepada wartawan saat tiba di Rumah Sakit Kartika Pulomas pukul 17.35 WIB.
Sebelum Iriawan datang, tim dari Biro Sumber Daya Manusia Polda Metro Jaya sudah sampai duluan pukul 17.00 WIB. Tim itu disiapkan guna memulihkan kondisi psikis dan trauma korban perampokan dan penyekapan yang selamat.
Anggota tim yang datang ke rumah sakit jumlah belasan. Mereka mengenakan rompi hitam bertuliskan Tim Psikologi.
Korban selamat yang dirawat di Rumah Sakit Kartika Pulomas yakni Zanetta Kalila, Fitriani, Emi, Nursanti dan Windi.
Selain merampok, penjahat menyekap sebelas orang di toilet rumah Dodi Triono di Pulomas, menewaskan enam orang di antaranya, termasuk Dodi dan dua anak perempuannya.
"Mau menengok, nanti dulu ya," katanya kepada wartawan saat tiba di Rumah Sakit Kartika Pulomas pukul 17.35 WIB.
Sebelum Iriawan datang, tim dari Biro Sumber Daya Manusia Polda Metro Jaya sudah sampai duluan pukul 17.00 WIB. Tim itu disiapkan guna memulihkan kondisi psikis dan trauma korban perampokan dan penyekapan yang selamat.
Anggota tim yang datang ke rumah sakit jumlah belasan. Mereka mengenakan rompi hitam bertuliskan Tim Psikologi.
Korban selamat yang dirawat di Rumah Sakit Kartika Pulomas yakni Zanetta Kalila, Fitriani, Emi, Nursanti dan Windi.
Selain merampok, penjahat menyekap sebelas orang di toilet rumah Dodi Triono di Pulomas, menewaskan enam orang di antaranya, termasuk Dodi dan dua anak perempuannya.
Editor: Maryati
COPYRIGHT © ANTARA 2016

0 comments:
Post a Comment
Note: Only a member of this blog may post a comment.