Bantul (ANTARA News) - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta meminta pemerintah daerah setempat memastikan ketersediaan kebutuhan bahan pokok jelang Ramadhan 1439 Hijriah.

"Memasuki setengah bulan jelang Ramadhan, saya meminta Pemda Bantul dalam hal ini Dinas Perdagangan untuk memastikan ketersediaan bahan pokok," kata anggota DPRD Bantul Setiya disela jaring aspirasi di Bantul, Minggu.

Anggota DPRD Bantul dari daerah pemilihan Banguntapan dan Piyungan ini meminta Dinas Perdagangan untuk giat melakukan pengawasan lapangan memastikan ketersediaan juga harga agar tidak memberatkan masyarakat.

Ia mengatakan, sebab berdasarkan pengalaman-pengalaman tahun lalu pada bulan Ramadhan biasa terjadi lonjakan kebutuhan bahan pokok dan komoditas lain, sehingga gejolak di masyarakat harus diantisipasi.

"Kalau permintaan meningkat, sementara pasokan tidak sebanding, harga akhirnya bisa melonjak tajam. Dan karena ini menjadi kebutuhan dasar masyarakat, saya minta pemerintah hadir di depan," katanya.

Menurut dia, masih ada waktu bagi instansi terkait di Pemkab Bantul untuk memastikan stok bahan pokok di pasaran hingga Ramadhan, dan kalau ditengarai ada kemungkinan persoalan bisa diantisipasi sejak awal.

Ia mengatakan, dalam jaring aspirasi yang diselenggarakan di Balai Belajar Masyarakat, Mertosanan Kulon, Potorono Banguntapan dan dihadiri sekitar 100 orang tersebut mengundang narasumber dari Dinas Kesehatan.

"Saya mengundang dari Dinas Kesehatan, untuk memberikan penjelasan kebijakan pemerintah menuju Bantul Sehat, sekaligus mendialogkan problematika yang terjadi di masyarakat sehubungan dengan isu tersebut," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Bantul Subiyanta Hadi sebelumnya mengatakan menghadapi bulan puasa 2018 pihaknya mengintensifkan pengawasan perdagangan terkait dengan stabilisasi harga dan ketersediaan kebutuhan bahan pokok di pasar.

Menurut dia, pemantauan stabilitasi dan ketersediaan kebutuhan pokok itu menindaklanjuti arahan dari tim Satuan Tugas (satgas) pangan DIY agar seluruh kabupaten/kota di DIY mulai melakukan pemantauan di wilayah masing-masing.

"Tim pengawasan kebutuhan bahan pokok di internal Bantul sudah ke lapangan, dan akan intens melakukan pengawasan perdagangan menjelang bulan puasa ini sampai setelah Lebaran nanti," katanya.
Pewarta: 
Editor: Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA 2018