Jakarta (ANTARA News) - Khofifah Indar Parawansa menyatakan masih menunggu panggilan Presiden Joko Widodo menyusul surat permohonan yang diajukannya setelah dirinya diusung Partai Demokrat dan Golkar maju di Pilgub Jatim 2018.

"Saya menunggulah kalau dipanggil," ujar Khofifah usai rapat koordinasi penanganan bencana di kantor Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan di Jakarta, Rabu.

Khofifah yang juga Menteri Sosial Kabinet Kerja itu sebelumnya menyampaikan surat permohonan petunjuk dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) melalui Kemensetneg pada Senin (27/11).

Dalam surat tersebut ia menyampaikan informasi terkait rekomendasi dari Partai Demokrat dan Partai Golkar yang mengusungnya dalam Pilgub Jatim.

Meski telah mengajukan surat tersebut, Khofifah mengaku tetap fokus melaksanakan tugasnya sebagai Menteri Sosial terutama dalam hal penanganan bencana.

"Saya tidur jam lima tadi pagi. Saya baru tidur. Saya mengkoordinasikan dan terus komunikasi di lapangan untuk memastikan tidak ada yang kekurangan. Jadi saya tetap memaksimalkan seluruh energi," katanya.

Sementara itu Presiden Joko Widodo mengaku sudah menerima dan membaca surat dari Mensos Khofifah Indar Parawansa terkait dengan permohonan arahan dari Presiden mengenai sejumlah parpol yang mengusungnya dalam Pilkada Jatim 2018.

"Ya suratnya kemarin sudah sampai ke meja saya. Sudah saya baca," kata Presiden Jokowi usai Upacara HUT Ke-46 Korpri di Lapangan Monas Jakarta, Rabu.

Ia menyebutkan dirinya harus bertemu dengan Khofifah untuk membahas masalah itu.

"Mungkin kalau enggak hari ini atau besok saya minta untuk ketemu," kata Jokowi didampingi Mendagri Tjahjo Kumolo dan Menpan RB Asman Abnur.

Ia menyebutkan isi surat dari Khofifah adalah permohonan izin mengikuti Pilgub di Jatim.

"Ya izin untuk mengikuti Pilgub di Jatim. Sudah, itu saja," katanya.
Pewarta: 
Editor: Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA 2017