Jakarta (ANTARA News) - Presiden Joko Widodo belum mengajukan nama calon Gubernur Bank Indonesia menggantikan Agus Martowardojo yang akan memasuki masa pensiun pada Mei 2018.

"Kalau Gubernur BI tadi saya konfirmasi belum, yang sudah adalah Deputi Gubernur BI ada tiga nama," kata Staf Khusus Presiden bidang Komunikasi Johan Budi di Jakarta, Selasa.

Tiga calon deputi Gubernur BI itu adalah Dody Budi Waluyo, Doddy Zulverdi, dan Wiwiek Sisto Widayat.

"Per tanggal 15 Januari lalu, Presiden telah mengirimkan surat ke DPR dan mengirim 3 nama calon Deputi Gubernur BI untuk dilakukan `fit and proper test` di DPR. Nama ketiga calon itu adalah Dody Budi Waluyo, kemudian Wiwiek Sisto Widayah dan ketiga Doddy Zulverdi. Jadi nama-nama itu sudah dikirim ke DPR," tambah Johan.
Ketiga nama itu juga diusulkan oleh Gubernur BI Agus Martowardojo.

"Salah satu pertimbangan yang dipakai oleh Presiden adalah di antara nama-nama ini ada yang berdasarkan usulan dari Gubernur BI yang sekarang. Itu yang jadi salah satu pertimbangan," ungkap Johan.
Dody Waluyo saat ini menjabat Kepala Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter Bank Indonesia. Dody pernah mengikuti "fit and proper test" untuk menjadi Deputi Gubernur BI pada akhir 2016, namun, Komisi XI lebih memilih Sugeng sebagai Deputi Gubernur BI bidang Sistem Pembayaran.

Sementara Doddy Zulverdi menjabat sebagai Kepala Departemen Pengelolaan Moneter BI sejak 2015. Peraih gelar Master dari Columbia University itu sudah 20 tahun bertugas di departemen yang membidangi kebijakan moneter.

Adapun Wiwiek Sisto merupakan Kepala Perwakilan BI Jawa Barat. Peraih gelar Master di Swinburne University ini berkarir di BI sejak 1993 dan pernah bertugas sebagai Kepala Grup Departemen Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter.

Pewarta: 
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2018